Profil Desa Sumber Jaya

http://sumberjaya-lampungtimur.desa.id/file/logo/lamtim.png

Atas penuturan pelaku sejarah dan saksi hidup dari warga Desa Sumber Jaya, pada awalnya Desa Sumber Jaya merupakan bagian wilayah dari Desa Bungkuk Kecamatan Jabung yang menjadi areal peladangan yang pada waktu itu Desa Bungkuk dipimpin oleh Kepala Desa bernama ABDUL MANAF. Karena banyaknya pendatang di seberang sungai Batang Hari yang kemudian diberi nama kampung Pematang Tayas maka pada tahun 1977 dibentuklah salah satu pemerintahan yang disebut Dusun. Pada awalnya terdiri dari tiga Dusun yaitu Dusun Pematang Tayas, dusun Karang Anom dan Dusun Sukamanah, pada tahun 1981 bertambah satu dusun lagi yaitu dusun Purwodadi.

Dengan bertambahnya jiwa dan Kepala Keluarga (KK), akhirnya pada tahun 1998 dari keempat dusun yang ada sepakat untuk memisahkan diri dari Desa Bungkuk menjadi Desa persiapan yang diberi nama Desa persiapan Sumber Rejo. Sampai pada akhirnya pada tanggal 10 April 1994 Desa Sumber Rejo berubah Setatus menjadi Desa Dipinitif yang dipimpin oleh Kepala Desa SURYADI hasil dari Pemilihan.

Seiring dengan bertambahnya penduduk masih dalam pemerintahan Suryadi dipisahlah dusun Sukamanah, Purwodadi, dan Umbul Baru (yang sekarang dusun Bangun Sari) menjadi Desa Persiapan yang diberi nama Desa Sumber Jaya pada bulan Maret 1998 yang dipimpin oleh Bapak ABDUL ROHMAN.

Kemudian pada bulan Nopember 1998, terjadi huru hara yang mengakibatkan kepala Desa ABDUL ROHMAN harus meninggalkan Desa Sumber Jaya, yang kemudian masyarakat mengangkat OPA WIJAYA untuk melanjutkan Kepemerintahan Sumber Jaya. Pada tanggal 03 April 2000 Desa Sumber Jaya Resmi menjadi desa Dipinitif.

Pada tanggal 26 September 2002 masa jabatan Bapak OPA WIJAYA dilanjutkan Oleh Pejabat Sementara Bapak WAGIMAN. Pada bulan Maret 2003 diadakan Pemilihan Kepala Desa Sumber Jaya dan yang terpilih sebagai Kepala Desa adalah Bapak OPA WIJAYA, yang menjabat sampai Tahun 2011 dan pada Tannggal 21 Desember 2012 diadakan Pemilihan Kepala Desa dan yang terpilih adalah UMAR DANI.